Guys, ini film yang diangkat dari kisah nyata di Jepang. I watched a movie a few days ago by the name of Hachiko: A Dog’s Story and it is one of the most tear dropping movie I have ever seen.
Sinopsisnya :
Pertemuan antara Parker dan Hachiko pun sebenarnya terjadi tanpa sengaja. Hachiko adalah anjing tanpa tuan yang ditemukan Parker saat ia pulang kerja. Parker sebenarnya bermaksud mencari pemilik Hachiko untuk mengembalikan anjing ini namun saat usaha itu tak menemui jalan Parker akhirnya memutuskan untuk memelihara Hachiko.
Niatan baik Parker tersebut menemui hambatan dari sang istri yang enggan menerima kehadirian binatang peliharaan di rumahnya. berbagai cara ditempuh oleh sang istri untuk mencari orang yang mau mengadopsi anjing yang ditemukan Parker tersebut. namun keputusan sang istri akhirnya berubah setelah melihat ada kedekatan atara suaminya dengan sang anjing.
Sementara itu, rasa penasaran Parker terhadap anjing yang ia temukan itu pun semakin besar, melihat kalung pada anjing tersebut yang merupakan simbol hufur jepang, Parker akhirnya meminta pertolongan temannya yang bersala dari jepang untuk menjelaskan makna huruf tersebut. setelah mendengan penjelasan sang sahabat Parker mengerti jika anjing yang ia temukan bukanlah anjing biasa.
Waktu terus berjalan dan beberapa bulan kemudian anjing kecil tersebut yang telah diberi nama (Hachi) beranjak besar, kedekatan antara parker dan Hachi pun semakin dekat.Setiap hari Hachiko selalu mengantar Parker ke stasiun saat pria yang bekerja sebagai dosen ini berangkat kerja. Dan setiap sore pula Hachiko datang menjemput Parker ke stasiun saat ia pulang kerja.
Kebiasaan haci menagantar dan menunggu Parker distasiun tersebut menjadi bahan perbincangan seluruh kota, termasuk para penjaga stasiun dan para pedagang disekitar stasiun, decak kagum silih berganti berdatangan hingga setiap orang mengenal Haci setiap masuk atau keluar stasiun.
Suatu ketika, Parker berangkat kerja seperti biasa namun tak pernah kembali ke stasiun itu. Parker meninggal sebelum ia pulang. Hachiko yang tak tahu kalau majikannya telah tiada tetap setia datang setiap sore berharap bertemu Parker lagi.
Karena kesetiaan Hachi menunggu sang majikan yang telah tiada setiap pagi dan sore tersebut membuat seorang reporter sebuah surat kabar harian tertarik untuk mengangkat kisahnya menjadi sebuah berita.
Hari berlalu dan sembilan tahun sudah Hachiko selalu datang ke stasiun untuk menjemput majikannya. Meski Hachiko tak pernah lagi bertemu Parker namun Hachiko tak pernah menyerah, hingga akhirnya hachi mati ditempat ia sering menunggu sang majikan pulang bekerja.
Niatan baik Parker tersebut menemui hambatan dari sang istri yang enggan menerima kehadirian binatang peliharaan di rumahnya. berbagai cara ditempuh oleh sang istri untuk mencari orang yang mau mengadopsi anjing yang ditemukan Parker tersebut. namun keputusan sang istri akhirnya berubah setelah melihat ada kedekatan atara suaminya dengan sang anjing.
Sementara itu, rasa penasaran Parker terhadap anjing yang ia temukan itu pun semakin besar, melihat kalung pada anjing tersebut yang merupakan simbol hufur jepang, Parker akhirnya meminta pertolongan temannya yang bersala dari jepang untuk menjelaskan makna huruf tersebut. setelah mendengan penjelasan sang sahabat Parker mengerti jika anjing yang ia temukan bukanlah anjing biasa.
Waktu terus berjalan dan beberapa bulan kemudian anjing kecil tersebut yang telah diberi nama (Hachi) beranjak besar, kedekatan antara parker dan Hachi pun semakin dekat.Setiap hari Hachiko selalu mengantar Parker ke stasiun saat pria yang bekerja sebagai dosen ini berangkat kerja. Dan setiap sore pula Hachiko datang menjemput Parker ke stasiun saat ia pulang kerja.
Kebiasaan haci menagantar dan menunggu Parker distasiun tersebut menjadi bahan perbincangan seluruh kota, termasuk para penjaga stasiun dan para pedagang disekitar stasiun, decak kagum silih berganti berdatangan hingga setiap orang mengenal Haci setiap masuk atau keluar stasiun.
Suatu ketika, Parker berangkat kerja seperti biasa namun tak pernah kembali ke stasiun itu. Parker meninggal sebelum ia pulang. Hachiko yang tak tahu kalau majikannya telah tiada tetap setia datang setiap sore berharap bertemu Parker lagi.
Karena kesetiaan Hachi menunggu sang majikan yang telah tiada setiap pagi dan sore tersebut membuat seorang reporter sebuah surat kabar harian tertarik untuk mengangkat kisahnya menjadi sebuah berita.
Hari berlalu dan sembilan tahun sudah Hachiko selalu datang ke stasiun untuk menjemput majikannya. Meski Hachiko tak pernah lagi bertemu Parker namun Hachiko tak pernah menyerah, hingga akhirnya hachi mati ditempat ia sering menunggu sang majikan pulang bekerja.
The real Hachi

Hachikō (ハチ公 ) (10 November 1923-8 Maret 1935) adalah seekor anjing jantan jenis Akita Inu kelahiran Ōdate, Prefektur Akita. Ia terus dikenang sebagai lambang kesetiaan anjing terhadap majikan. Setelah majikannya meninggal, Hachikō terus menunggu majikannya yang tidak kunjung pulang di Stasiun Shibuya, Tokyo.
Julukan baginya adalah Hachikō Anjing yang Setia (忠犬ハチ公 Chūken Hachikō). Patung Hachikō di depan Stasiun Shibuya telah menjadi salah satu marka tanah di Shibuya.
























































